Ngawi – Kegiatan rutin yang dilakukan oleh UPKH Pusat maupun propinsi membawa dampak yang baik demi kelancaran Program Keluarga Harapan di Propinsi Jawa Timur.
Betapa tidak PKH yang sudah berjalan tiga tahun ini setidaknya membawa dampak positif, baik di tingkat RTSM maupun pendampingnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya Monev oleh Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Universitas Airlangga, Rabu (12/08) di Kabupaten Ngawi.
Secara signifikan perkembangan Program Keluarga Harapan cukup baik, karena di tingkat bawah juga diberikan arahan maupun bimbingan kepada penerima manfaat.
“Secara riel kami tidak mengalami masalah, cuma selama ini banyak yang ingin mengajukan sebagai penerima manfaat PKH namun belum bisa terakomodir”, ujar Dimas pendamping Kec. Ngawi.
Beberapa waktu lalu memang ada pengajuan Open System, namun hingga saat belum ada titik terang untuk penggantian tersebut.(*)
